Bukan fase yang mudah ketika harus kuliah sambil bekerja, terutama sekarang sudah punya anak. Namun setelah sekarang berhenti kerja, ternyata melewatinya juga bukan hari-hari yang mudah pula. Walaupun... aku yakin pilihan ini lebih baik.
Duduk sendirian, di salah satu pojok warung kopi di bogor sambil mengerjakan tugas. tiba2 seorang teman kantor menyapa, "lg apa?" katanya.. kangen.. biasanya, kalau jumat, seperti hari ini, aku pasti ke kantor. terasa aneh juga ngga lagi punya kerjaan.. walau kesibukan tetap banyak, tapi setiap mengingat kalau aku meninggalkan hal-hal yang sudah aku akrabi, membuat hari-hari terasa berat. apalagi ternyata banyak hal baru dan yang sangat berbeda dengan yang sudah aku akrabi di kantor, membuat aku merasa jadi bukan siapa-siapa lagi..
-tulisan ngalor ngidul membunuh sepi...
Ngunandika
Bicara Tentang Hidup dan Kehidupan
11/11/2011
9/17/2008
9/13/2008
7/31/2007
Lari
Yang paling enak setelah lari adalah saat panas tubuh menguap ke udara bersama leleran keringat, diiringi degup jantung yang menderu, suara kehidupan... merasa kembali hidup.. bahwa saya punya kehidupan yang mesti saya jalani, bahwa saya punya jiwa yang mesti saya nafkahi, bahwa saya mengada di dunia ini.
7/26/2007
Mulut Harimau
apa yang bisa aku perbuat untuk lisan yang tak terjaga?
yang tinggal cuma penyesalan dan berharap hari itu g pernah ada....
yang tinggal cuma penyesalan dan berharap hari itu g pernah ada....
7/19/2007
Cerita dari Kaca Jendela
Desember tahun lalu aku berkenalan dengan pohon besar di belakang kantin. Entah siapa namanya. Pokoknya bungkuk menaungi. Daunnya rimbun hijau tua. Aku bayangkan kumpulan daun-daun yang teduh itu menaungi tanah lapang di bawahnya. Gerak-geriknya dibuai angin menyejukkan.
Udara bulan Maret membuat lebih banyak daun menguning, Bulan-bulan berikutnya lebih banyak lagi yang berwarna coklat, daun-daun mulai banyak berguguran. Dan kemudian meranggas gersang...
Hari ini aku pandangi lagi pohon besar sahabat jauhku itu dari kaca jendela. Sejumput daun-daun muda terlihat bergelayutan di atas. Hijau muda cerah ceria. Menari riang antara ranting-ranting ramping. Aaa... Hidup baru mulai kembali...
Dan aku tepekur iri. Masih diam di titik yang sama, memandangi komputer termenung-menung... Pikiran kosong, cuma bisa memandang sahabat jauhku itu dari titik ini. Iri pada perkembangannya, iri pada kehidupan yang tumbuh kembali padanya.
Dan aku masih di titik ini, menggenapi detik-detik jam di dinding sebelah sana. Mulai lelah... Apa artinya jam berlalu tanpa gairah?
Udara bulan Maret membuat lebih banyak daun menguning, Bulan-bulan berikutnya lebih banyak lagi yang berwarna coklat, daun-daun mulai banyak berguguran. Dan kemudian meranggas gersang...
Hari ini aku pandangi lagi pohon besar sahabat jauhku itu dari kaca jendela. Sejumput daun-daun muda terlihat bergelayutan di atas. Hijau muda cerah ceria. Menari riang antara ranting-ranting ramping. Aaa... Hidup baru mulai kembali...
Dan aku tepekur iri. Masih diam di titik yang sama, memandangi komputer termenung-menung... Pikiran kosong, cuma bisa memandang sahabat jauhku itu dari titik ini. Iri pada perkembangannya, iri pada kehidupan yang tumbuh kembali padanya.
Dan aku masih di titik ini, menggenapi detik-detik jam di dinding sebelah sana. Mulai lelah... Apa artinya jam berlalu tanpa gairah?
6/22/2007
Subscribe to:
Posts (Atom)